Kamis, 04 April 2019

Sumber Informasi Sosial dan Humaniora


Sumber Informasi Sosial dan Humaniora
Oleh: Meisy Pratiwi
Pendahuluan
Perpustakaan sebagai sumber informasi sosial artinya perpustakaan merupakan pusat informasi yang disediakan untuk pengguna perpustakaan khususnya masyarakat informasi. Perpustkaan memiliki fungsi sebagai tempat untuk menyimpan, melestarikan, dan menyebarluaskan informasi dari masa ke masa. Dalam mengambil keputusan pun seseorang memerlukan adanya informasi yang tepat, cepat dan akurat agar tidak salah dalam mengambil keputusan.
Perpustakaan menyediakan berbagai sumber informasi seperti sumber informasi primer, sekunder, tersier, terbitan berseri, koleksi referensi dan sumber informasi melalui media sosial lainnya. Perpustakaan memiliki hubungan erat dengan masyarakat. Kepustakawanan sebagai seni dan ilmu dalam akuisisi, preservasi, dan temu kembali informasi baik yang tertulis mauapun terekam yang bertujuan untuk memaksimalkan akses dan pemanfaatan informasi bagi masyarakat. Karena perpustakaan lah pusatnya informasi. Oleh karena itu, masyarakat informasi akan lebih memiliki keunggulan dari pada masyarakat umum dalam segala aspek. Masyarakat yang paham akan informasi pasti memiliki karakter dan sifat yang baik selama informasi yang ia dapatkan infromasi yang mutlak kebenarannya. Jadi sudah sewajarnya perpustakaan lah yang dijadikan sebagai sumber informasi bagi masyarakat sosial sehingga dapat meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan dan memiliki adab yang baik dalam bersosialisasi dengan masyarakat lainnya.
Sumber Informasi Sosial
Menurut Yusuf, (1995 : 16) sumber informasi adalah wadah dari isi tesebut, dan pusat sumber informasi adalah tempat terkumpulnya sumbersumber informasi atau wadah-wadah tadi. Kalau isi suatu buku adalah informasinya, maka disebut dengan sumber informasi adalah buku itu sendiri yang berfungsi sebagai penyimpanan atau penampungan informasi, sedangkan pusat sumber informasi bisa bermakna tempat terkumpulnya buku-buku atau sumber-sumber informasi buku atau sumber-sumber lainnya. Pusat sumber informasi perpustakaan hendaknya kita tafsirkan sebagai sumber informasi yang diolah dan mempunyai makna-makna dan informasi penting yang dibutuhkan pengguna untuk mencari beragam informasi.
Menurut Saleh, Abdul Rahman (2009: 14) sumber informasi perpustakaan dijelaskan sebagai berikut :
1)      Sumber Informasi Primer
Yaitu sumber informasi yang memuat informasi asli yang dapat dituangkan dalam bentuk kata, gambar, ataupun objek lainnya.  Literatur primer dapat ditemui dan dipakai dalam mencari informasi  guna mendukung penulisan hasil penelitian dan observasi baik dalam bentuk tesis, disertasi dan skripsi maupun dalam bentuk laporan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah dan dalam bentuk lainnya. Contoh dari sumber informasi primer antara lain: korespondesi, buku harian, artefak, data penelitian, rekaman sejarah lisan, poto, Koran, peta, naskah kuno, dan lain-lain.
2)      Sumber Informasi Primer
Sumber informasi Sekunder adalah segala jenis ringkasan sumber primer, dan merupakan alat bantu untuk menemukan sumber primer. Contoh yaitu Ensiklopedia, Kamus, Bibliografi, kumpulan indeks, kumpulan abstrak, sumber biografi dan katalog perpustakaan. (Soeatminah : 50-51).
3)      Sumber Informasi Tersier
Sumber tersier adalah ringkasan atau gabungan dari sumber informasi primer dan sekunder. Contohnya yaitu indeks, abstrak, almanak, ensiklopedia, bibliografi.
4)      Sumber Informasi Referensi
Merupakan terbitan khusus yang direncanakan dan ditulis dengan maksud untuk berkonsultasi mengenai suatu hal atau informasi tertentu dan disusun secara alfabetis, kronologis atau menggunakan indeks yang rinci. Seperti kamus, ensiklopedi, buku pegangan, kamus biografi, atlas, gazetters.
5)      Sumber Informasi melalui Internet
Penelusuran Informasi melalui Komputer dan Internet Penelusuran informasi melalui komputer dan media internet telah membawa orang untuk menembus batasan-batasan yang semula ada pada teknik penelusuran informasi secara manual atau konvensional. Melalui OPAC, Search Engine, Database Online dan fasilitas lainnya pemakai perpustakaan akan lebih mudah mendapatkan informasi yang dikehendaki, dengan jenis dan macam apa yang dibutuhkan.
Hubungan Ilmu Perpustakaan dengan Humaniora
Perpustakaan merupakan lembaga yang mengelola berbagai informasi yang terdiri dari berbagai jenis seperti monograf, rekaman suara, gambar, peta dan lain sebagainya. Kepustakawanan sebagai seni dan ilmu dalam akuisisi, preservasi, dan temu kembali informasi baik yang tertulis mauapun terekam yang bertujuan untuk memaksimalkan akses dan pemanfaatan informasi bagi masyarakat. Secanggih apapun software dan hardware, peran brainware (manusia) tetap berperan penting untuk mencapai tujuan tersebut. Pustakawan memiliki peran yang sangat penting bagi kemajuan suatu perpustakaan. Mereka harus bisa menganalisis kebutuhan akan penerapan teknologi informasi.
Humaniora adalah “ilmu-ilmu pengetahuan yang bertujuan membuat manusia lebih manusiawi dan lebih berbudaya”. Humaniora meliputi filsafat, hukum, sejarah, bahasa, sastra, seni, dan sebagainya. Ilmu sosial dan humaniora sebenarnya sama-sama menjadikan manusia beserta praktiknya yang menghasilkan dinamika gejala sosial. Oleh karena itu ilmu sosial dan humaniora disandingkan secara bersamaan sebagai ilmu sosial kemanusiaan.
Perpustakaan dan humaniora memiliki hubungan yang erat karena kedua-duanya berkaitan dengan masyarakat. Layanan yang ada diperpustakaan dapat mempengaruhi perilaku masyarakat. Begitu juga dengan koleksi yang ada didalamnya. Oleh karena itu citra baik perpustakaan dapat dilihat dari layanan yang diberikan oleh pustakawan kepada pemustaka. Jika layanan yang diberikan dengan prima dan memuaskan, maka baiklah citra perpustakaan dihadapan masyarakat. Membaca dapat menjadikan manusia lebih berbudaya dan memiliki kepribadian yang baik, lebih menghargai orang lain dan pastinya memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi.
Kesimpulan
Dari beberapa penjelasan diatas dapat diambil kesimpulan bahwasannya perpustakaan sebagai sumber informasi memiliki pengaruh yang besar terhadap masyarakat pengguna. Perpustakaan adalah tempat penyimpanan bahan pustaka yang disusun secara sistematis untuk memudahkan pengguna mencari informasi. Sumber informasi tersebut meliputi sumber informasi primer, sekunder, tersier, terbitan berseri, koleksi referensi dan sumber informasi lainnya.  
Daftar Pustaka
Saleh, Abdul Rahman. 2009. Pengantar Kepustakaan. Jakarta : Sagung Seto.
Soeatminah. 1992. Perpustakaan Kepustakawanan dan Pustakawan. Jakarta : Kanisius.
Yusuf, Pawit M. 1995. Pedoman Praktis Mencari Informasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Koleksi Cetak dan Non Cetak

KOLEKSI CETAK DAN NON CETAK DI PERPUSTAKAAN Perpustakaan merupakan suatu institusi yang menyediakan layanan jasa informasi. Informasi d...